Sebelum menggunakan aplikasi STOKIS.ID, Anda harus menyiapkan perangkat dan aplikasi pendukung yang dapat Anda gunakan untuk mengakses aplikasi STOKIS.ID agar bisa membantu mempermudah pekerjaan Anda. Selain itu, Anda juga harus menginput beberapa data pokok yang dibutuhkan, sebelum melakukan transaksi.

Perangkat yang dibutuhkan:

  • Perangkat: komputer / Laptop / Smartphone, atau perangkat khusus Kasir Mobile yang tersedia dipasaran.
  • Kamera untuk scan barcode (jika perangkat komputer tidak menggunakan kamera).
  • Printer POS Thermal untuk cetak Struk Belanja untuk penjualan menggunakan aplikasi kasir.
  • Printer Dot Matrix dengan Kertas Continuous Form untuk cetak Kwitansi dan Surat Jalan untuk penjualan distributor / grosir.

Aplikasi yang dibutuhkan:

  • Browser Chrome atau Firefox untuk mengakses aplikasi STOKIS.ID dari berbagai perangkat.
  • Aplikasi RawBT, Penggunaan aplikasi ini khusus jika Anda menggunakan smartphone untuk mencetak Struk Belanja. Aplikasi ini berfungsi untuk mengkoneksikan printer Thermal POS Kasir dengan smartphone Anda. Namun untuk Printer dengan brand terkenal (seperti Epson, HP, dsb…) umumnya telah dilengkapi aplikasi khusus. Aplikasi ini bisa di download di Google Play Store.
  • Driver Printer dan Driver Kamera yang digunakan, untuk di instal pada perangkat komputer Anda. Umumnya disertakan dalam paket pembelian.

Langkah-langkah menginput data pada aplikasi STOKIS.ID untuk pertama kali:

  • Silahkan Login pada akun aplikasi Anda dengan User Admin Master dan Password yang telah diberikan oleh pihak STOKIS.ID. User Admin Master merupakan Level Admin yang dipegang oleh owner perusahaan, yang dapat mengakses semua fitur yang tersedia.
  • Input nama barang yang akan Anda jual melalui laman INPUT BARANG BARU (Navigasi: Stok Gudang > Input Barang Baru). Setiap nama barang baru yang di input, akan masuk ke laman DATA STOK GUDANG (Navigasi: Stok Gudang > Data Stok Gudang). Selengkapnya bisa baca disini.
  • Apabila ada kesalahan dalam penulisan Nama Barang dan Type, dan Anda ingin mengeditnya, silahkan edit melalui laman EDIT DATA BARANG (Navigasi: Stok Gudang > Edit Data Barang). Selengkapnya bisa baca disini.
  • Jika nama barang pada DATA STOK GUDANG telah di input semua, sekarang langkah selanjutnya adalah memberi harga pada setiap barang melalui laman UPDATE HARGA (Navigasi: Pricelist > Update Harga). Selengkapnya bisa baca disini.
  • Untuk melihat Daftar Harga pada Data Stok Anda, silahkan buka Laman DAFTAR HARGA (Navigasi: Pricelist > Daftar Harga). Selengkapnya bisa baca disini.
  • Input jumlah stok pada setiap barang yang terdaftar pada laman DATA STOK GUDANG melalui laman INPUT BARANG MASUK (Navigasi: Barang Masuk > Input Barang Masuk). Selengkapnya bisa baca disini. Pada poin ini memang akan sangat merepotkan, karena Anda harus melakukan Stock Opname untuk menghitung jumlah stok riel yang tersedia di Toko atau Gudang Anda. Tapi ini harus dilakukan mulai dari sekarang. Sebelum permasalahan pada managemen Toko atau Perusahaan Anda semakin semrawut dan stok barang yang ada semakin berantakan. Baik itu karena barang hilang ataupun adanya transaksi yang tidak terdata.
  • Yang perlu diperhatikan, Input Barang Masuk ini hanya bisa dilakukan pada Gudang Induk. Untuk Gudang Cabang lainnya, input Barang Masuk atau Input Data Stok gudangnya hanya bisa dilakukan melalui proses Transfer Stok. Hal ini dilakukan agar kontrol pengadaan barang dapat terpusat melalui satu pintu, yaitu melalui gudang induk saja. Dan Gudang Cabang, hanya menjual barang sesuai dengan permintaan stok dari Gudang Induk.
  • Silahkan Anda menambah semua Data Karyawan Anda melalui laman INPUT KARYAWAN BARU (Navigasi: SDM > Karyawan > Input Karyawan Baru). Selengkapnya bisa baca disini.
  • Setelah Input Karyawan Baru, Silahkan beri hak akses login ke Aplikasi untuk karyawan Anda melalui laman USER ADMIN (Navigasi: Pengaturan > User Admin). Perhatikan dan jangan sampai salah, sesuaikan Level Admin untuk user karyawan sesuai dengan jabatannya, dan Akses Cabang sesuai dengan cabang karyawan tersebut ditempatkan. Agar sesuai dengan tugas dan wewenang dari masing-masing user admin tersebut. Selengkapnya bisa baca disini.
  • Silahkan Edit Profil Anda sesuai dengan identitas atau biodata Anda melalui laman EDIT PROFIL SAYA (Navigasi: Pengaturan > Edit Profil Saya). Pada laman ini Anda juga dapat mengganti Password Login Anda dengan Password yang baru, yang hanya Anda saja yang tahu. Selengkapnya bisa baca disini.
  • Silahkan tentukan Nama perusahaan, unggah gambar Logo Perusahaan, dan unggah Icon Logo Perusahaan Anda melalui laman PROFIL PERUSAHAAN (Navigasi: Pengaturan > Profil Perusahaan). Selengkapnya bisa baca disini.
  • Silahkan tambah akun bank perusahaan yang digunakan untuk transaksi oleh perusahaan melalui laman AKUN BANK PERUSAHAAN (Navigasi: Pengaturan > Akun Bank Perusahaan). Selengkapnya bisa baca disini.
  • Apabila Anda memiliki banyak cabang toko atau gudang, Anda dapat menambahkan cabang baru melalui laman TAMBAH CABANG (Navigasi: Pengaturan > Tambah Cabang). Pada laman ini, Anda juga dapat mengedit informasi tentang cabang yang Anda miliki dengan mengeklik icon pensil pada kolom tindakan pada Tabel Data Cabang. Anda dapat mengganti nama-nama cabang, namun untuk nama Gudang Induk sebaiknya tidak perlu dirubah. Selengkapnya bisa baca disini.
  • Apabila Anda memiliki banyak cabang, dibutuhkan pembagian area yang dikelola oleh beberapa Manager Area, di semua wilayah operasional perusahaan Anda. Anda dapat membagi beberapa area tersebut kepada masing-masing Manager Area untuk dikelola. Sehingga sistem akan memberikan hak insentif kepada masing-masing Manager Area dari setiap transaksi yang terjadi di wilayah yang mereka kelola, secara otomatis. Untuk membagi area manager ini, silahkan buka laman PEMBAGIAN AREA (Navigasi: Pengaturan > Pembagian Area). Selengkapnya bisa baca disini.
  • Anda juga dapat menginput Katalog Produk melalui laman KATALOG (Navigasi: Katalog > Input Katalog). Selengkap bisa Anda baca pada tutorial Cara membuat Katalog Produk.

Setelah beberapa langkah tersebut diatas telah dilakukan, aplikasi telah siap digunakan untuk melakukan transaksi penjualan. Untuk penjelasan transaksi penjualan maupun transaksi lainnya, akan di jelaskan pada laman tutorial berikutnya.

Kirim Tutorial ini via Whatsaap

Tutorial lain yang mungkin Anda cari: