Kategori Penjualan pada Trip Kiriman digunakan untuk menentukan perhitungan insentif pada sistem pembagian insentif. Dimana tiap Kategori Penjualan tersebut memiliki rumus perhitungan insentif masing-masing.

Kami menawarkan beberapa Kategori Penjualan untuk perhitungan insentif per trip: Non Insentif, Grosir, Stokis, Reseller, Grosir HP, dan Online HP.

Kategori Penjualan tersebut sebagai acuan bagi Anda dalam memberikan bagi hasil keuntungan penjualan, baik itu berupa insentif untuk marketing dan petugas terkait, bagi hasil untuk para investor, maupun pendapatan untuk perusahaan Anda sendiri.

Anda dapat memilih salah satu, atau beberapa Kategori Penjualan yang sesuai dengan pembagian insentif penjualan pada bisnis yang sudah berjalan, atau yang akan Anda jalankan ke depannya untuk mengembangkan bisnis Anda.

Kategori Penjualan: NON INSENTIF

Mulai Aplikasi Vesi 1.2, untuk transaksi penjualan melalui laman kasir secara default akan menggunakan Kategori Penjualan Non Insentif saat proses End Session.

Dimana Kategori Penjualan Non Insentif ini digunakan untuk Anda yang menjalankan bisnis perdagangan tanpa memberikan insentif per penjualan, melainkan berupa gaji harian / bulanan bagi karyawan yang bertugas.

Kategori Penjualan Non Insentif disini hanya akan digunakan untuk menghitung Omset dan Pendapatan Kotor dari perusahaan Anda saja.

Kategori Penjualan: GROSIR

Kategori Penjualan Grosir ini merupakan rumus pembagian insentif yang digunakan untuk Anda yang menjalankan bisnis perdagangan di bidang Distributor / Grosir.

Dimana Anda membutuhkan SDM (Sumber Daya Manusia) untuk menjalankan bisnis perdagangan di bidang Distributor / Grosir, diantaranya:

  • Marketing yang terdiri dari: sales, pengembang, Leader, dan Manager Area.
  • Pengiriman yang terdiri dari: Dropper, Driver, dan Helper.
  • Administrasi dan Gudang: Admin Penjualan, Admin Keuangan, Admin Gudang, QC (Quality Control).
  • Investor untuk membantu pembiayaan dalam Pengadaan Barang.

Dan dari semua SDM tersebut harus mendapatkan proporsi perhitungan insentif atau bagi hasil yang tepat dalam menjalankan bisnis bersama.

Selain itu, Bisnis Perdagangan Distributor / Grosir umumnya melakukan ekspansi pemasaran ke berbagai wilayah (lintas kabupaten / provinsi), dan memberikan harga jual – dimana itu sudah termasuk ongkir sampai lokasi. Dengan kata lain, tidak ada tambahan Ongkos Kirim pada barang yang dijual. Sehingga dibutuhkan perhitungan yang tepat pada setiap Trip Kiriman, agar perusahaan tidak mengalami kerugian.

Kerugian ini akibat perhitungan antara Selisih Harga (keuntungan) penjualan, Pembagian insentif dan bagi hasil, Biaya operasional kiriman, maupun Beban operasional perusahaan yang kurang tepat.

Maka dari itu, perusahaan harus menyiapkan rumus perhitungan yang tepat, disesuaikan dengan Kategori Penjualan bisnis perdagangan Distributor / Grosir yang Anda jalankan.

Perhitungan selisih penjualan untuk pembagian insentif marketing adalah harga jual dikurangi harga grosir.

Kategori Penjualan: STOKIS

Kategori Penjualan Stokis ini merupakan rumus pembagian insentif dan bagi hasil yang digunakan untuk Anda yang menjalankan bisnis perdagangan dengan sistem penjualan Retail maupun Grosir yang bekerjasama dengan pihak-pihak ketiga, sebagai Stokis.

Hampir sama seperti bisnis franchise pada umumnya, dimana pihak ketiga tersebut berinvestasi dengan membuka cabang dari bisnis Anda, di wilayah mereka masing-masing, dan mendapatkan keuntungan serta bagi hasil dari kerjasama tersebut.

Keuntungan dari bisnis perdagangan sistem Stokis bagi perusahan adalah:

  • Bisnis Anda dapat berkembang lebih cepat dengan membuka cabang di berbagai tempat. Dimana setiap cabang di investasikan oleh masing-masing Investor Stokis.
  • Anda bisa menjadikan cabang Stokis sebagai tempat Drop Point dari barang yang akan dikirim diwilayah tersebut, jika Anda menjalankan bisnis Distribitor / Grosir ataupun Online Shop.

Keuntungan dari bisnis perdagangan sistem Stokis bagi pihak Investor adalah:

  • Investor Stokis dapat membuka usaha dengan sistem administrasi dan penjualan serta menggunakan brand bisnis Anda yang sudah berjalan.
  • Investor Stokis juga tidak perlu memikirkan tentang pengadaan barang. Karena gudang induk akan menyuplai semua barang yang dibutuhkan oleh cabang Stokis.
  • Selain penjualan langsung di cabang Stokis atau penjualan melalui Reseller cabang Stokis tersebut. Penjualan juga dapat dibantu dari semua lini pemasaran yang ada pada Perusahaan Induk, baik itu penjualan sistem distributor / grosir maupun penjualan online.
  • Investor Stokis akan mendapatkan bagi hasil dari penjualan yang terjadi di cabang Stokis miliknya.

Sistem Cabang Stokis ini membutuhkan SDM (Sumber Daya Manusia) yang sama dengan sistem Distributor / Grosir untuk menjalankan bisnis perdagangan sistem Stokis. Karena Sistem tersebut bisa saling berkaitan satu sama lain dalam pengembangan bisnis. Namun disini ada tambahan untuk SDM investor Stokis itu sendiri pada setiap cabang Stokis. Dan dari semua SDM tersebut harus mendapatkan proporsi perhitungan insentif atau bagi hasil yang tepat dalam menjalankan bisnis bersama.

Maka dari itu, perusahaan harus menyiapkan rumus perhitungan yang tepat, disesuaikan dengan Kategori Penjualan bisnis perdagangan sistem Cabang Stokis yang Anda jalankan.

Perhitungan selisih penjualan untuk pembagian insentif marketing adalah harga jual dikurangi harga grosir.

Kategori Penjualan: RESELLER

Kategori Penjualan Reseller ini merupakan rumus pembagian insentif yang digunakan untuk Anda yang menjalankan bisnis perdagangan dengan sistem penjualan Retail, baik itu bekerjasama dengan Reseller, ataupun penjualan melalui Gerai, Toko atau Mini Market pada jaringan Cabang yang Anda miliki sendiri.

Sistem penjualan Retail ini membutuhkan SDM (Sumber Daya Manusia) yang sama dengan sistem Distributor / Grosir dan sistem Stokis. Karena semua sistem ini bisa saling berkaitan satu sama lain dalam pengembangan bisnis kedepan. Namun disini ada tambahan untuk SDM kepala Cabang pada setiap cabang bisnis yang Anda dimiliki. Dan dari semua SDM tersebut harus mendapatkan proporsi perhitungan insentif atau bagi hasil yang tepat dalam menjalankan bisnis bersama.

Maka dari itu, perusahaan harus menyiapkan rumus perhitungan yang tepat, disesuaikan dengan Kategori Penjualan bisnis perdagangan sistem Retail pada semua cabang Toko atau Mini Market yang dimilikinya.

Perhitungan selisih penjualan untuk pembagian insentif marketing adalah harga jual dikurangi harga grosir.

Kategori Penjualan: GROSIR HP

Kategori Penjualan Grosir HP ini merupakan opsi lain dari rumus pembagian insentif yang digunakan untuk Anda yang menjalankan bisnis perdagangan di bidang Distributor / Grosir.

Pada Kategori Penjualan Grosir HP ini, perhitungan selisih penjualan untuk pembagian insentif marketing adalah harga jual dikurangi harga pokok atau Harga HP. Bukan lagi berpatokan dengan harga grosir.

Keuntungan menggunakan harga dasar HP adalah; harga jual berapapun bisa dilayani selama masih diatas harga HP. Dengan harga yang lebih fleksibel tentu saja akan meningkatkan daya saing dan mampu menyesuaikan harga dengan kompetitor yang ada.

Namun kelemahan menggunakan harga dasar HP adalah selisih yang dihasilkan tidak besar, terutama jika persaingan harga disana hancur hancuran. Dan berapapun hasil selisih penjualan yang dihasilkan, akan dibagi sesuai proporsi yang telah ditentukan untuk semua SDM yang ada.

Kategori Penjualan Grosir HP ini sangat cocokan digunakan untuk penjualan grosir kuantiti atau penjualan partai besar. Dimana harga jual penjualan partai besar umumnya dibawah harga grosir.

Untuk itu, karena patokan dasar penjualan adalah harga HP, maka biaya operasional kiriman dari gudang ke alamat konsumen akan di ikutkan dalam perhitungan pembagian insentif. Dimana insentif akan dibagi setelah dikurangi biaya operasional kiriman pada Trip tersebut.

Maka dari itu, perusahaan harus menyiapkan rumus perhitungan yang tepat, disesuaikan dengan Kategori Penjualan bisnis perdagangan Distributor / Grosir. Terutama jika menjalankan Kategori penjualan Grosir HP, dimana beban operasional kiriman ditanggung bersama.

Kategori Penjualan: ONLINE HP

Kategori Penjualan Online HP ini merupakan opsi lain dari rumus pembagian insentif yang digunakan untuk Anda yang menjalankan bisnis perdagangan online (Toko Online) yang terintegrasi dengan sistem cabang Stokis.

Kenapa Sistem Toko Online harus terintegrasi dengan Sistem Stokis? Karena ini dapat mendukung distribusi barang yang dipesan melalui toko online. Agar dapat menekan biaya ongkir jadi lebih murah dan dapat bersaing dengan  kompetitor yang ada. Sebab barang bisa dikirim dari cabang Stokis terdekat dengan konsumen.

Pada Kategori Penjualan Online HP ini, perhitungan selisih penjualan untuk pembagian insentif marketing adalah harga jual dikurangi harga pokok atau Harga HP. Bukan lagi berpatokan dengan harga grosir.

Keuntungan menggunakan harga dasar HP adalah; harga jual berapapun bisa dilayani selama masih diatas harga HP. Dengan harga yang lebih fleksibel tentu saja akan meningkatkan daya saing dan mampu menyesuaikan harga dengan kompetitor yang ada. Karena seperti yang kita ketahui, harga online sekarang persaingannya sangat ketat, bahkan cenderung hancur-hancuran.

Namun kelemahan menggunakan harga dasar HP adalah selisih yang dihasilkan tidak besar, terutama jika persaingan harga disana hancur hancuran. Dan berapapun hasil selisih penjualan yang dihasilkan, akan dibagi sesuai proporsi yang telah ditentukan untuk semua SDM yang ada.

Untuk itu, karena patokan dasar penjualan adalah harga HP, maka biaya operasional kiriman akan di ikutkan dalam perhitungan pembagian insentif. Dimana insentif akan dibagi setelah dikurangi biaya operasional kiriman pada Trip Kiriman tersebut. Namun karena ini merupakan penjualan online, maka konsumen dapat dikenai Ongkos Kirim, sehingga tidak membebani Operasional Kiriman.

Operasional Kiriman disini dibebankan untuk membiayai pengiriman dropping jika barang di drop ke cabang Stokis. Dan untuk biaya dari cabang Stokis ke alamat konsumen menggunakan ongkir yang dibayarkan oleh konsumen itu sendiri.

Jadi, jika barang langsung dikirim dari gudang induk ke alamat konsumen, tanpa melalui proses dropping ke cabang Stokis dan ongkir di tanggung oleh konsumen itu sendiri, maka Operasional kiriman saat perhitungan insentif Kategori Penjualan Online HP adalah 0 (Nol).

Maka dari itu, perusahaan harus menyiapkan rumus perhitungan yang tepat, disesuaikan dengan Kategori Penjualan bisnis perdagangan sistem Toko Online yang dapat terintegrasi dengan cabang Stokis.

Kirim Tutorial ini via Whatsaap

Tutorial lain yang mungkin Anda cari: