Fitur Reject Stok digunakan saat Gudang Induk ingin melakukan Reject Stok (Pengembalian Stok) ke Supplier Barang tersebut, atau dari Gudang Cabang ingin melakukan Reject Stok ke Gudang Induk. Reject Stok umumnya terjadi karena Stok Barang tersebut rusak (cacat produksi), tidak lengkap, atau tidak dapat dijual, maka Admin Gudang dapat menginput Reject Stok pada laman INPUT REJECT (Navigasi: Reject Stok > Input Reject).

  • Saat Anda masuk pada laman INPUT REJECT (Navigasi: Reject Stok > Input Reject), maka kolom No. Reject, Tanggal Input, dan Admin Input sudah terisi otomatis.
  • Selanjutnya silahkan isi Data Supplier dengan mengeklik icon folder pada sisi sebelah kanan kolom ID Supplier. Maka pop up Tabel Data Supplier akan muncul. Untuk mempermudah memilih Nama Supplier bersangkutan, silahkan gunakan kolom Search yang telah disediakan diatas Tabel Data Supplier. Silahkan klik Nama Supplier yang sesuai, maka Data Supplier (Kolom: ID Supplier, Nama, Alamat, No. Telepon) akan terisi.
  • Apabila ini adalah Gudang Cabang yang ingin mengembalikan stok ke Gudang Induk, maka silahkan pilih Data Supplier tersebut dengan Nama Supplier atas nama Gudang Induk. Untuk itu, masukan data Gudang Induk di laman DATA SUPPLIER (Navigasi: SDM > Supplier > Data Supplier), agar Gudang Cabang bisa melakukan Reject Stok ke Gudang Induk.
  • Silahkan isi kolom petugas Driver dan QC Gudang dengan mengeklik icon folder pada sisi sebelah kanan kolom tersebut. Maka pop up Tabel Data Karyawan akan muncul. Untuk mempermudah mencari Nama Petugas bersangkutan, silahkan gunakan kolom Search yang telah disediakan diatas Tabel Data Karyawan. Silahkan klik Nama Petugas yang sesuai, maka kolom petugas Driver atau QC Gudang akan terisi.
  • Kolom Cabang sudah terisi dengan nama Gudang masing-masing sesuai user Admin Gudang tersebut ditempatkan. Namun untuk user Admin Master dapat menginput Reject Stok untuk cabang lainnya, dengan memilih Nama Cabang lain pada kolom Cabang.
  • Silahkan isi kolom Data Barang dengan mengeklik icon folder pada sisi sebelah kanan kolom No. SKU (Kode Barang). Maka pop up Tabel Data Barang akan muncul. Untuk mempermudah mencari Nama Barang bersangkutan, silahkan gunakan kolom Search yang telah disediakan diatas Tabel Data Barang. Silahkan klik Nama Barang yang sesuai, maka Data Barang (Kolom: No. SKU, Nama Barang) akan terisi.
  • Silahkan isi kolom Jumlah Reject dengan Quantity barang yang ingin dikembalikan tersebut. Jumlah Reject tidak dapat di isi melebihi Jumlah Stok yang tersedia di gudang.
  • Klik tombol Tambah. Maka data barang masuk akan bertambah di dalam Tabel Rincian Barang Reject.
  • Silahkan ulangi lagi langkah diatas (isi kolom Data Barang) untuk menambah data barang Reject yang lain, ini jika barang yang mau dikembalikan lebih dari satu jenis barang.
  • Setelah semua data barang Reject telah masuk di dalam Tabel Rincian Barang Reject, silahkan cek kembali data dengan barang yang telah disiapkan untuk dikembalikan. Apabila ada salah satu barang yang ingin di hapus karena double input atau salah barang, silahkan klik icon tempat sampah pada baris tabel data barang tersebut, klik tombol OK pada pop up yang muncul, dan data barang tadi akan terhapus dari dalam Tabel Rincian Barang Reject. Namun apabila Anda ingin mengedit Jumlah Barang Reject, silahkan klik icon pensil, maka akan muncul pop up untuk mengedit Jumlah Reject. Setelah mengubah angka pada kolom Jumlah Reject, silahkan klik tombol Update. Maka kolom Jumlah Reject pada Tabel Rincian Barang Reject akan terupdate.
  • Langkah terakhir, setelah semua data barang yang akan di Reject benar, silahkan klik tombol Simpan.
  • Setelah proses penyimpanan berhasil, maka tombol Cetak Surat Jalan akan aktif untuk di klik. Silahkan klik tombol Cetak Surat Jalan, maka akan muncul laman print preview. Apabila settingan printer Anda sudah benar, Anda tinggal klik tombol Cetak, maka Surat Jalan Reject Stok akan tercetak. Apabila Anda ingin membatalkan proses cetak, silahkan klik tombol Batal.
  • Sampai disini Jumlah Stok Gudang Anda yang melakukan Reject Stok belum akan berkurang, hingga proses Validasi Reject Stok dilakukan di laman VALIDASI REJECT (Navigasi: Validasi Stok Kembali > Stok Reject). Validasi Reject Stok ini dilakukan setelah Surat Jalan dan Barang yang dikembalikan telah diterima. Serta telah dilakukan kroscek ulang.
  • Untuk keamanan Data Stok Gudang, Validasi Reject Stok ini harus dilakukan oleh Admin Gudang Induk jika yang melakukan Reject Stok ini adalah Gudang Cabang. Namun Jika Reject Stok ini dilakukan oleh Admin Gudang Induk itu sendiri, maka yang melakukan Validasi Reject Stok ini adalah Admin Keuangan atau user Admin Master.
  • Saat berada di laman Validasi Reject Stok, silahkan klik tombol Verifikasi pada data barang yang dilakukan Reject. Maka Jumlah Stok Gudang akan berkurang sesuai dengan Jumlah Reject yang dilakukan.
  • Khusus untuk Gudang Cabang yang melakukan pengembalian barang (Reject Stok) ke Gudang Induk, maka Jumlah Stok Gudang Cabang akan berkurang, dan Jumlah Stok Gudang Induk akan bertambah, setelah tombol Verifikasi di klik.
  • Data Reject Stok yang telah di Validasi, akan masuk ke Data Reject Stok di laman DATA REJECT (Navigasi: Reject Stok > Data Reject).
  • Apabila Gudang Induk tidak menerima barang yang di Reject oleh Gudang Cabang tersebut, atau Reject Stok yang dilakukan Gudang Induk tidak dapat di pertanggung jawabkan untuk alasan dilakukan Reject. Pihak yang berwenang melakukan Validasi Stok ini dapat mengeklik tombol Batalkan pada Tabel Data Validasi Reject Stok. Maka Jumlah Stok tidak jadi berkurang pada Data Stok Gudang yang melakukan Reject Stok.
Kirim Tutorial ini via Whatsaap

Tutorial lain yang mungkin Anda cari: