Saat Anda ingin memasarkan barang baru, dimana nama barang tersebut belum terdata pada Data Stok Gudang Anda, maka Anda harus menginput nama barang baru tersebut pada laman INPUT BARANG BARU (Navigasi: Stok Gudang > Input Barang Baru).

  • Silahkan Scan Barcode pada kemasan produk yang memiliki kode barcode. Silahkan aktifkan kamera untuk Scan Barcode, dengan mengklik tombol Request Camera Permissions, kemudian pilih kamera yang akan digunakan pada kolom Select Camera. Beberapa pilihan kamera umumnya terdapat pada perangkat atau smartphone yang menggunakan kamera depan dan belakang. Silahkan pilih salah satu, namun lebih baik memilih kamera belakang (camera 2 0, facing back) pada smartphone Anda untuk kemudahan dalam menscan barcode. Dan umumnya kamera belakang memiliki ukuran pixel yang lebih tinggi. Setelah itu silahkan klik tombol start scanning untuk memulai scan kode barcode. Arahkan kode scan produk pada kamera yang telah tersedia untuk menscan kode barkode barang tersebut. Maka kolom Barcode akan terisi dengan kode barkode yang sesuai.
  • Atau bisa juga dengan cara menginput secara manual angka yang tertera dibawah kode barcode pada kolom Barcode yang telah disediakan. Apabila produk tersebut tidak memiliki kode barcode, maka Anda bisa menuliskan huruf dan angka yang sama dengan SKU pada Kolom Barcode yang telah disediakan. Atau disini Anda bisa juga menginput nomor secara acak sesuai yang Anda inginkan.
  • Kolom SKU sudah terisi otomatis.
  • Pada kolom Nama Barang, silahkan ketik nama barang beserta type barang tersebut, agar barang mudah untuk di identifikasi saat dilakukan transaksi
  • Kolom ceklist Barang Branded di isi jika Anda mengklasifikasikan jenis barang tertentu. Barang branded umumnya adalah barang yang terkenal dan telah memiliki nama (brand), dimana Anda tidak dapat menaikan harga jual (margin) lebih tinggi, dibandingkan barang unik yang jarang ada di pasaran.
  • Kolom Lokasi Kulakan di isi dengan mengetik nama kota / kabupaten untuk mempermudah Anda saat melakukan proses kulakan barang tersebut. Karena umumnya kita mengelompokan daftar kulakan barang sesuai arah atau berdasarkan suatu wilayah.
  • Kolom Keterangan di isi info tentang produk tersebut, misalnya keterangan Qty produk 1 koli isi berapa pcs. Ini umumnya berguna saat kita menjalankan bisnis Distributor / Grosir, karena pembelian lebih cenderung ke kolian.
  • Setelah semua kolom terisi, silahkan klik tombol Simpan.
  • Maka data barang baru tersebut akan bertambah pada laman DATA STOK GUDANG (Navigasi: Stok Gudang > Data Stok Gudang) dan laman DAFTAR HARGA (Navigasi: Pricelist > Daftar Harga).
Kirim Tutorial ini via Whatsaap

Tutorial lain yang mungkin Anda cari: