Halaman INPUT PRE ORDER BARU digunakan jika Anda menjalankan bisnis perdagangan dibidang distributor atau grosir (Gudang). Dimana membutuhkan alur proses penjualan yang lebih panjang dan bertahap dalam tiap transaksinya. Mulai dari Pre Order, Kulakan atau Pengadaan Barang, Pengiriman ke konsumen, hingga pelaporan terkirim dan pembayaran oleh konsumen, yang bisa dilakukan dalam waktu yang berbeda.

Halaman INPUT PRE ORDER BARU juga digunakan untuk menginput permintaan barang keluar seperti Demokit (dimana sales membawa barang untuk promosi), Inventaris untuk kantor maupun karyawan, Penanganan Komplain dan Hadiah untuk konsumen.

Sedangkan laman KASIR TOKO, digunakan untuk Anda yang menjalankan bisnis perdagangan dibidang retail (Toko/Mini Market). Dimana Anda membutuhkan proses penjualan dan pembayaran yang dilakukan sekaligus dalam tiap transaksinya, tanpa harus melalui proses pengiriman. Dengan kata lain, konsumen membeli barang yang ready stok di toko, dan langsung melakukan proses pembayaran saat itu juga.

Apabila Anda melayani transaksi penjualan distributor atau grosir, dimana membutuhkan proses Pre Order (PO) terlebih dahulu untuk barang yang akan dibeli konsumen, atau membutuhkan proses penjualan dan distribusi yang lebih panjang, Anda bisa menggunakan fitur penjualan dengan alur sistem yang telah disesuaikan oleh STOKIS.ID ini.

  • Setelah konsumen melakukan order, langkah pertama dibutuhkan input order baru, Jadi, setelah login pada aplikasi Anda, silahkan buka laman INPUT PRE ORDER BARU (Navigasi: Barang Keluar > Input Pre Order Baru). Yang dapat melakukan Input Order Baru adalah semua User, terutama user Pengembang, Admin Penjualan, dan Admin Master.
  • Setelah masuk di laman INPUT PRE ORDER BARU, silahkan isi kolom petugas Sales dengan mengeklik icon folder. Setelah muncul pop up yang menampilkan data karyawan, silahkan pilih salah satu nama karyawan yang sesuai. Silahkan gunakan kolom search untuk mempermudah pencarian nama karyawan.
  • Setelah mengisi nama karyawan, Silahkan isi nama konsumen dengan mengeklik icon folder pada kolom ID Konsumen. Setelah muncul pop up yang menampilkan data konsumen, Silahkan pilih salah satu nama konsumen yang sesuai. Silahkan gunakan kolom search untuk mempermudah pencarian nama konsumen. Setelah nama konsumen di pilih, maka data konsumen seperti Nama, Alamat, No.Telepon, Pengembang, Leader, Manager akan terisi otomatis.
  • Apabila nama konsumen belum ada alias ini merupakan konsumen baru, silahkan input terlebih dahulu data konsumen baru, dengan membuka kembali menu navigasi, pilih SDM kemudian pilih Konsumen dan klik laman Input Konsumen. Setelah masuk di laman INPUT KONSUMEN BARU, silahkan isi data yang diperlukan: Nama Lengkap, Alamat (Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, Desa RT/RW dan alamat jalan), No. Telepon, Keterangan (di isi link share lokasi alamat konsumen dari Google Maps), Pengembang, Leader. kemudian klik tombol Tambahkan untuk menyimpan data konsumen. Setelah selesai, silahkan kembali ke laman INPUT PRE ORDER BARU untuk melanjutkan Input Order Penjualan. Catatan: Apabila gagal dalam input data konsumen baru (Data di tolak sistem), itu karena Data konsumen tersebut telah ada pada Data Konsumen (Yang telah menjadi milik pengembang lainnya). Untuk itu, silahkan hubungi Admin Penjualan atau Pengembang dari Konsumen bersangkutan untuk melakukan input orderan dari konsumen yang telah terdaftar dengan nama pengembang lain. Jadi, untuk keamanan data konsumen pada setiap pengembang dan agar bisa dilakukan kroscek penjualan, data konsumen hanya akan muncul sesuai dengan akun user pengembangnya masing-masing. Yang dapat melihat data konsumen dari semua pengembang yang ada adalah Admin yang memiliki tanggung jawab dan diberi wewenang disana.
  • Beberapa kolom data inputan order telah terisi otomatis oleh sistem dan tidak dapat dirubah, seperti Kwitansi, Tanggal Order, Status Barang. Namun khusus kolom Status Order dapat di rubah (namun default di Status Order adalah Penjualan). Apabila Input Order ini bukan merupakan Penjualan, silahkan rubah Status Order dari Penjualan ke status order yang sesuai (Demokit / Inventaris / Hadiah / Komplain). Dan sesuaikan kembali isian data konsumen pada input order baru, Sebab jika Status Order dirubah ke Demokit dan Inventaris, maka data pop up konsumen yang muncul adalah data karyawan yang membawa Demokit ataupun inventaris tersebut.
  • Langkah selanjutnya mengisi data barang yang di order. Silahkan isi nama barang dengan mengeklik icon folder pada kolom No. SKU. Setelah muncul pop up yang menampilkan Data Barang, Silahkan pilih salah satu Nama Barang yang di order. Silahkan gunakan kolom search untuk mempermudah pencarian Nama Barang.
  • Setelah Nama Barang yang di pilih di klik, maka Nama Barang dan Harga Grosir (acuan harga standart grosir) akan muncul otomatis.
  • Langkah selanjutnya, Silahkan isi kolom Harga Jual dengan mengetik nominal harga yang disepakati dengan konsumen, dan perhatikan juga harga grosir yang muncul di kolom atasnya, agar tidak salah dalam memberikan harga jual.
  • Penulisan harga jual barang dengan Potongan Promo Pembelian Quantity, di isi dengan harga jual normal. Karena jumlah harga jual atau harga retail dan harga grosir akan terpotong otomatis sesuai ketentuan potongan promo pembelian quantity yang berlaku di laman Daftar Harga.
  • Hal ini juga berlaku untuk penulisan harga jual barang dengan Promo Diskon berdasarkan periode tanggal, di isi dengan harga jual normal. Karena jumlah harga jual atau harga retail, harga grosir, harga net, dan harga hp akan terpotong otomatis sesuai ketentuan potongan promo diskon yang berlaku di laman Data Promo.
  • Silahkan isi juga kolom Jumlah Order dengan mengetik nominal jumlah barang yang di order konsumen.
  • Klik tombol Tambahkan. Maka data barang orderan akan bertambah di dalam Tabel Rincian Penjualan.
  • Silahkan ulangi lagi langkah diatas untuk menambah data barang orderan yang lain, ini jika orderan lebih dari satu jenis barang.
  • Setelah semua data barang orderan telah masuk di dalam Tabel Rincian Penjualan, silahkan cek dengan menggeser tabel ke kiri dan ke kanan. Apabila ditemukan ada data barang orderan yang belum sesuai dan Anda ingin mengeditnya, silahkan klik tindakan Edit (icon pensil) pada baris Tabel Data Barang, silahkan rubah jumlah order dan harga jual yang benar, dan klik tombol Update. Namun bila ada salah satu barang yang dibatalkan, silahkan klik tindakan Hapus (icon tempat sampah) pada baris tabel data barang, klik tombol OK, dan data barang tadi akan terhapus dari dalam Tabel Rincian Penjualan.
  • Langkah terakhir, setelah semua data order benar, silahkan klik tombol Simpan. Maka Nota Order penjualan akan masuk ke data antrian order di laman DAFTAR ORDER MASUK sesuai urutan order masuk, untuk selanjutnya di proses oleh pihak Gudang sesuai urutan order masuk.
  • Disini, apabila Konsumen yang sama melakukan order pembelian beberapa kali dalam sehari (dalam waktu 1 x 24 jam), selama Nota Order sebelumnya belum di proses pengiriman dan nama Sales serta User Admin yang menginput order juga sama, maka Nota Order baru akan menjadi satu nomor kwitansi (bergabung) dengan Nota Order sebelumnya. Ini dilakukan agar semua orderan konsumen dihari yang sama, menjadi satu Nota Kwitansi saja saat dilakukan pengiriman nantinya.
Kirim Tutorial ini via Whatsaap

Tutorial lain yang mungkin Anda cari: